Moms, perkembangan bahasa/bicara bayi sangatlah menakjubkan. Agar orangtua mampu memberikan stimulasi yang tepat sesuai dengan tahapan perkembangannya, hendaknya mengetahui tahapan perkembangan bahasa bayi. Yuk simak tahapan perkembangannya:

  1. Usia 0 – 2 bulan

Perkembangan bicara bayi diawali dengan tangisan. Bayi menjadikan tangisan sebagai media awal untuk mengkomunikasikan keinginannya.

  1. Usia 2 – 3 bulan

Memasuki usia 2- 3 bulan, bayi mulai menarik perhatian orang-orang di sekitarnya dengan suara yang keluar dari mulut yang dikenal dengan istilah cooing (suara-suara sederhana). Biasanya sebatas “aahh..” atau “uuhh...” yang menandai otot-otot mulut dan lidah bayi mulai berkembang.

Bayi mulai bereaksi terhadap orang lain dengan bersuara dan mulai mencari sumber suara.

  1. Usia 4 – 6 bulan

Selanjutnya, pada usia 5 -6 bulan, cooing mulai berangsur menjadi babbling (mengulang suku kata sederhana). Bayi mulai mengoceh dengan suku kata tunggal. Misalnya, “ga..ga..ga…”, “pa…pa…pa…”, atau “da…da…da…”. Untuk awal, umumnya bayi mengucapkan konsonan yang dibuat di bagian belakang mulut (k atau g) yang digabungkan dengan vokal (a, i, u,e,o). Kemudian, berkembang dengan mengucapkan konsonan yang diucapkan di bagian depan mulut (b,p,m,n) dan digabungkan dengan vokal.

Pada tahap babbling, bayi mulai mampu mengabung kemampuan berbicara dengan bahasa tubuh. Ketika mendapat respon dari orang-orang terdekatnya, maka bayi kerap menolehkan kepalanya atau memiringkan badannya untuk mencari sumber suara. Selain juga kerap mengangkat tangannya, seolah-olah memahami komentar dari orang yang memberikan respon.

  1. Usia 6 – 9 bulan

Bayi mulai mengerti nama-nama orang terdekatnya, nama benda yang sering ditemui sehari-hari, serta konsep-konsep dasar seperti tidak, habis, dan iya.

  1. Usia 9 – 12 bulan

Pada usia ini, bayi telah mampu mengucapkan kata pertamanya, seperti mama, papa, ayah atau ibu. Bayi juga mulai tahu dan mengerti ketika dipanggil. Paham akan perintah sederhana, misalnya, sini ambil atau lihat itu. Bayi juga mulai suka membeo, menirukan kata atau bunyi yang didengar. Bayi sudah mengerti sekitar 70 kata.