Setiap tanggal 29 Juni, Indonesia memperingati Hari Keluarga Nasional (HARGANAS). Namun, tak perlu menunggu  momen itu, kapan pun, Moms bisa menciptakan momen untuk memperkuat ikatan keluarga. 

Penelitian telah menunjukkan bahwa ketika keluarga menikmati kegiatan bersama, anak tidak hanya mempelajari social skill,  tetapi juga memiliki harga diri yang lebih tinggi. Ikatan keluarga yang kuat mendorong anak berperilaku lebih baik, meningkatkan prestasi belajar, memperkuat komunikasi orang tua-anak, dan mengajari anak menjadi teman yang baik.

Namun, membangun koneksi keluarga yang kuat tidak selalu mudah dilakukan. Kesibukan anggota keluarga terkadang menjadi penghalang. Namun, jika Moms ingin membuat pondasi kuat dalam keluarga menjadi nyata, coba praktekkan 10 hal di bawah ini: 

Jadwalkan waktu keluarga

Baik Moms, ayahnya, maupun anak perencanaan untuk menyisihkan waktu keluarga, dengan melakukan ini: 

1. Rencanakan liburan kecil bersama. Cara ini biasanya akan disambut seluruh keluarga. Rencanakan perjalanan setidaknya satu bulan sebelumnya. Posting di kalender keluarga dan pastikan semua orang mengetahui rencananya.

2. Buat dan pertahankan beberapa tradisi. Pada momen spesial keagamaan, seperti Hari Raya Idul Fitri, dapat dipakai untuk menciptakan tradisi keluarga, seperti membuat kue kering Lebaran bersama. Anak bisa berkreasi dengan hiasan dan topping kue yang diinginkan. Atau pada perayaan Hari Kemerdekaan keluarga berkumpul untuk membuat perlombaan 17 agustusan yang seru. Carilah hal-hal yang disukai seluruh keluarga

Makan malam bersama

Jika makan malam bersama sulit dilakukan setiap hari, coba jadwalkan beberapa malam dalam seminggu. Di malam ini diharapkan semua orang berkumpul untuk makan bersama. Pada waktu ini, jangan izinkan memegang telepon atau alat elektronik lainnya. Makan saja dan ngobrol bersama. Penelitian telah menunjukkan bahwa makan bersama memiliki efek positif pada kesehatan fisik dan mental anak-anak. Itu juga dapat memperkuat komunikasi dan memperkuat ikatan keluarga

Jika sulit berkumpul untuk makan malam bersama sebagai keluarga, cobalah ganti dengan sarapan bersama. Kuncinya, Moms sekeluarga berkumpul dan menikmati makanan tanpa gangguan.

Lakukan tugas sebagai keluarga

Jadikan membersihkan rumah atau merawat halaman sebagai tanggung jawab seluruh keluarga. Buat daftar tugas dan minta setiap orang mengisi tugasnya. Kemudian tentukan waktu selama seminggu atau di akhir pekan ketika semua orang dapat mengerjakan tugas mereka pada waktu yang sama.

Tugas bersama dapat menumbuhkan rasa kerja tim, terutama jika seseorang selesai lebih awal dan bersedia membantu anggota keluarga lain menyelesaikan tugasnya. Agar melakukan pekerjaan rumah lebih bermanfaat, rencanakan hadiah kecil ketika pekerjaan selesai, seperti pesta es krim, menonton film, atau permainan seru.

Buat pernyataan misi

Mungkin terkesan kaku, tapi menyusun pernyataan misi keluarga dapat menetapkan prioritas keluarga Anda. Pernyataan ini  juga dapat mengingatkan semua orang tentang nilai inti keluarga Anda atau apa yang paling disukai dari satu sama lain. 

Buatlah pernyataan misi di tempat yang bisa  terlihat di rumah Anda. Bacalah, rujuk, dan sering-seringlah membicarakannya. Ini membantu memperkuat hal yang penting bagi keluarga Anda.

Adakan pertemuan keluarga

Pertemuan keluarga adalah saat tepat bagi setiap orang untuk saling menyampaikan keluhan, atau mendiskusikan rencana masa depan keluarga, termasuk misalnya keinginan untuk membeli barang tertentu. Pertemuan ini dapat dijadwalkan acara di kalender keluarga Moms atau dibuat mendadak. Setiap anggota keluarga berhak untuk meminta untuk diadakan pertemuan jika mereka merasa perlu. 

Mulailah setiap pertemuan ini dengan membaca pernyataan misi keluarga. Jika Moms memiliki keluarga besar, mulailah dengan menanyakan apakah ada yang punya masalah untuk menjadi agenda. Tuliskan apa yang ingin dibicarakan setiap orang dan bahas satu per satu.

Moms mungkin perlu menetapkan beberapa pedoman rapat, seperti menetapkan batas waktu untuk setiap item agenda dan menerapkan "aturan tidak berbicara" ketika ada anggota keluarga mengungkapkan pembicaraan. Tekankan untuk berbicara dengan bahasa dan bersikap saling menghargai.

Beri dukungan

Merasa didukung oleh keluarga adalah salah satu elemen terpenting dalam membangun ikatan keluarga yang kuat. Ikatan seperti ini akan bertahan seumur hidup anak-anak Moms.

Untuk menciptakan rasa saling mendukung ini Moms dorong setiap anggota keluarga untuk mempelajari hal-hal yang penting bagi anggota keluarganya.  Juga saling terbuka untuk kejadian baik dan buruk, serta  melakukan yang terbaik untuk saling mendukung setiap peristiwa ini.  Tujuannya agar setiap orang dalam keluarga akan bersukacita bersama ketika ada momen bahagia, tapi juga turut bersimpati ketika segala sesuatunya tidak berjalan sesuai rencana, seperti saudaranya tidak terpilih dalam tim basket sekolah atau mengalami hari yang buruk di sekolah.

Memiliki me time masing-masing

Setiap anggota keluarga berhak memilki me-time, waktu relaksnya sendiri. Begitu pula Moms. Menjadi orang tua adalah tanggung jawab besar. Jadi, pastikan Anda meluangkan sedikit waktu untuk diri sendiri, untuk membuat Anda merasa lebih relaks.  Moms bisa bersantai, beristirahat sambil membaca beberapa novel kesayangan atau satu serial drama korea favorit. Dapat pula menghabiskan waktu ini ke salon atau hang out bersama teman.

Menjadi relawan sersama

Penelitian menunjukkan bahwa semakin banyak kita memberi, kita semakin bahagia dan bersyukur dalam kehidupan kita sendiri. Memberikan waktu dan energi  untuk membuat hidup orang lain lebih baik selalu merupakan pengalaman belajar yang luar biasa.

Moms bisa mengajak anggota keluarga untuk berbagi pengalaman luar biasa, misalnya berakhir pekan dengan berbagi di rumah yatim piatu, ikut dalam relawan membersihkan sampah di pantai atau bersama-sama anggota keluarga memilah barang dan baju yang bisa disumbangkan kepada panti asuhan atau dikirimkan ke daerah yang tertimpa bencana.  Menjadi sukarelawan dapat membuat anak menghargai kehidupan mereka bersama keluarga, serta mengajarkannya untuk lebih berempati dan tidak mementingkan diri sendiri.

Dukung Minat Anak 

Keluarga yang kuat mendukung hasrat anggota keluarga mereka. Misalnya, menghadiri pertandingan sepak bola mereka, membaca serial buku yang anak sukai, membantu anak mengumpulkan boneka figure Marvel, atau sekadar nonton bersama pertandingan olahraga atau film kartun kesukaannya di televisi. 

Temukan cara untuk menunjukkan kepada anak-anak bahwa Moms mendukung yang mereka lakukan dan ingin membantu mereka mengejar, apa pun itu. Jika Moms tidak yakin, tak ada salahnya menanyakan kepada anak tentang segala hal yang mereka suka. Bertanya menunjukkan bahwa Moms peduli tentang hal-hal yang mereka minati.

Bergabunglah dengan keluarga lain

Keluarga adalah bagian dari komunitas, jadi pastikan keluarga Moms membangun hubungan dengan keluarga lain, baik mereka merupakan tetangga di lingkungan Moms, keluarga dari lingkungan sekolah anak atau tempat ibadah. Melakukan hal-hal bersama, dengan keluarga lain, akan memperkuat ikatan keluarga sendiri dan membantu Moms melihat bagaimana anggota keluarga berinteraksi dengan orang lain.