Bayi susah tidur di malam hari, memang jadi tantangan tersendiri ya, Moms. Tapi tenang, ada kok, cara membiasakan bayi tidur di malam hari. 

Malam hari adalah saatnya orang untuk istirahat, termasuk Moms. Namun, terkadang si Kecil tidak juga terlelap sehingga Moms harus tetap terjaga untuk mengawasinya. Bayi di bawah usia tiga bulan memang sering terbangun selama beberapa menit, kemudian tidur lagi, karena belum terbiasa dengan pola tidur yang teratur.

Baca Juga : Yuk, Cari Tahu Kebutuhan Tidur si Kecil

Butuh konsistensi 

Untuk membuat si Kecil terbiasa dengan tidur di malam hari, Moms perlu mengenalkan rutinitas. Nah, kunci dari rutinitas harian ini adalah menetapkan pola yang mudah dikenali anak dari hari ke hari.

Rutinitas berbeda dengan jadwal, ya Moms. Jadwal yang terlalu ketat malah dapat membahayakan bayi, karena bayi juga butuh fleksibilitas sesuai perkembangan usianya. Memaksakan bayi untuk tidur mengikuti jadwal tidur yang spesifik,  seringnya membuat mereka lelah, dan berujung pada masalah tidur yang dialami sekeluarga.

Alih-alih mengikuti jadwal yang kaku, Moms dapat membuat rutinitas yang didasarkan pada aktivitas bayi yang dilakukan tiap harinya. Rutinitas yang dapat diprediksi tidak hanya membantu bayi lebih cepat tertidur, tetapi juga dapat menyiapkan si Kecil menghadapi lingkungan sosial dan akademisnya nanti dengan lebih baik.

Rutinitas harian

Cara termudah untuk membuat rutinitas adalah dengan berfokus pada waktu bangun pagi, makan, aktivitas fisik, dan kebiasaan waktu sebelum tidur si Kecil. Seiring bertambahnya usia anak, Moms dapat memasukkan aktivitas tambahan dalam rutinitas harian.

Baca Juga : Sleep Training Bayi Agar Tidur Teratur

Berikut adalah cara membiasakan bayi tidur di malam hari yang dapat Moms coba:

 

Waktu bangun pagi

 

Dalam memulai hari, Moms dapat membuat rutinitas berdasarkan waktu bangun tidur si Kecil. Walau menggunakan jadwal yang ketat tidak dianjurkan untuk bayi, namun membangun pola bangun tidur yang konsisten hingga menjadi rutinitas,  dapat membantu bayi agar mudah tidur siang. Seiring bertambahnya usia anak, waktu bangun pagi yang konsisten juga dapat mempertahankan waktu tidur yang wajar bagi si Kecil. Setelah ia bangun pagi, buatlah rutinitas sederhana sebagai tanda bahwa harinya sudah dimulai. Misalnya, membuka tirai dan menyapa bayi dengan “Selamat pagi!”, menggendongnya dan mengganti popoknya. Membuat waktu bangun pagi yang konsisten juga membantu Moms memprediksi kegiatan selama sehari.

 

Waktu makan

 

Moms juga dapat membuat waktu makan konsisten dari hari ke hari agar si Kecil terbiasa. Selain itu, kondisikan pula tempat dan aktivitas bayi makan yang mirip tiap harinya. Misalnya, di ruang makan dan menggunakan bib alias celemeknya. Rutinitas makan juga menjadi kesempatan untuk Moms bonding dan membangun koneksi dengan si Kecil.

 

Aktivitas fisik untuk balita

 

Anak membutuhkan aktivitas fisik yang rutin untuk membantunya belajar, tumbuh, dan berkembang dengan normal. Pada bayi misalnya belajar tengkurap. Selain penting bagi kesehatan, aktivitas fisik juga penting untuk membuatnya cukup lelah agar tidur dengan lelap di malam hari. Terutama saat si Kecil sudah bisa berjalan, usahakan membiasakannya untuk beraktivitas yang melibatkan fisik tiap pagi. Jika memungkinkan lakukan ini di halaman atau tempat terbuka yang terekspos sinar matahari,  setidaknya selama 20 menit. Ini dapat meningkatkan kualitas tidurnya, Moms.

Baca Juga : 

 

Rutinitas sebelum tidur

 

Kegiatan sebelum tidur dapat menjadi tanda bagi bayi bahwa sebentar lagi waktunya ia untuk tidur. Buatlah kegiatan yang tenang dan santai, Moms. Rutinitas ini juga dapat mendekatkan Moms dengan si Kecil.

 

Waktu tidur

 

Membangun pola tidur konsisten dan memenuhi kebutuhan tidur bayi merupakan inti dari semua poin di atas. Jika si Kecil dapat membiasakan diri dengan rutinitas hariannya, kemungkinan besar ia tidak akan kesulitan tidur di malam hari. Selain itu, sebuah penelitian pada 2017 menunjukkan bahwa membangun rutinitas tidur dapat meningkatkan kualitas tidur dan durasi tidur, Moms.

Baca Juga : Manfaat Tidur pada Bayi Moms ID Author