Panduan Memilih Mainan Untuk Bayi

Bermain adalah salah satu cara bagi bayi untuk mengembangkan kemampuan atau keterampilannya. Untuk itu, penting bagi Moms mencermati mainan yang diberikan kepada bayinya. Pilihlah mainan yang berguna untuk menstimulus perkembangan keterampilan bayi.

Berikut ada beberapa hal yang patut diperhatikan dan dapat menjadi panduan:

1. Cermati bahan yang digunakan

Pastikan tidak menggunakan bahan-bahan yang berbahaya seperti merkuri, kadmium, arsenik, timah, dan lainnya, karena bayi suka memasukkan mainan ke mulut.

2. Ukuran mainan harus besar

Untuk menghindari tersedak oleh mainan, perhatikan ukuran mainan untuk bayi. Pilih mainan yang berukuran besar. Untuk mudahnya, ukurannya harus lebih besar dari mulut bayi agar tidak bisa masuk ke dalam mulutnya.

3. Perhatikan kualitas mainan

Pilihlah mainan dengan kualitas yang baik demi keamanan bayi. Hindari cat yang mudah mengelupas. Pilih mainan yang menggunakan cat yang aman atau tidak beracun. Mainan tidak ada bagian yang tajam karena dapat melukai bayi. Hindari mainan yang mudah hancur, karena bayi suka melempar atau membanting barang.

4. Pilih mainan yang sesuai dengan tahap perkembangan bayi

Umumnya pada kemasan tercantum batas usia yang tepat untuk mainan. Untuk itu, pilihlah yang sesuai. Harapannya, mainan itu dapat sekaligus bermanfaat untuk menstimulasi perkembangan keterampilan bayi.

Contoh, bayi usia 1 bulan hanya dapat melihat obyek dengan warna kontras dalam jarak pendek, kira-kira 10 - 30 cm. Untuk menstimulasi indera penglihatan bayi, dapat dengan memberikan aneka gambar dengan warrna kontras. Tak perlu repot, cukup cetak berbagai pola gambar hitam putih, kemudian tempelkan sesuai jarak pandang bayi baru lahir, tidak lebih dari 30 cm. Gambar-gambar tersebut sudah dapat menstimulasi otak dan penglihatannya.