Ramadan tahun ini sangat berbeda dari ramdan tahun sebelumnya, dimana tahun ini pandemi dimana kita harus lebih hati hati dalam memakai uang. Ya banyak sektor atau usaha yang terhenti saat ini. Banyak karyawan yang diberhentikan massal, ada yang di pekerjakan tapi gaji dipotong setengah. Saya termasuk karyawan yang harus kehilangan beberapa persen gaji karena COVID-19 ini. Tapi saya harus banyak bersyukur karena masih diberi kesempatan untuk bekerja. Bulan Ramdan kali ini membuat saya harus berpikir keras mengatur keuangan sedemikian rupa agar pengeluaran tidak melebihi batas. Cara saya mengatur keuangan di bulan Ramadan kali ini: 

 

Buat daftar belanja mingguan

Saya sebelum belanja cek dulu apa stok bahan makanan yang habis biar enggak mubazir, setelah itu saya buat daftar masakan apa yang mau saya buat dalam seminggu. Biasanya dalam seminggu saya belanja ikan, sayur dan buah sekitar 200 riban untuk makan seminggu.  Itup un kalau kurang dikit dikit beli di tukang sayur keliling . Ini lebih hemat daripada saya harus beli makanan jadi.  Kebetulan suami kurang suka kalau beli makanan jadi.  

 

Hindari beli takjil untuk buka puasa 

Puasa sudah 20 harian saya tidak pernah sekalipun beli takjil di luar, saya selalu buat sendiri.  Selain hemat juga menjaga kebersihan apa lagi saat pandemi covid-19  sekarang. Masak bisa hemat 2 kali lipat.  Contoh,  saya beli kol,  wortel,  daun bawang dan tepung untuk bakwan cuma Rp 7500. Itu bisa buat 2 hari.  Bayangkan,  kalau beli 1 bakwan 1500 uang Rp 7500 cuma dapat bakwan 5 biji. Sedangkan kalau bikin bisa makan sampai puas.  

 

Tidak bukber 

Ramadhan tahun ini tidak ada bukber karena kita lagi menerapkan social distancing dimana harus jaga jarak agar memutus rantai virus . Tidak bukber bukan berarti tidak silahturahmi ya, Moms. Sekarang ini bukbernya virtual alias lewat sosial media, cukup kuota aja pakainya . Ramadan tahun lalu juga saya membatasi ikut bukber  karena sekali bukber, budget bisa mencapai Rp 300 ribu. Bisa bayangkan jika tiap akhir pekan bukber, pastinya sangat boros. Tahun ini tidak bukber sama sekali, lalu budget bukber dikemanain? Budget bukber kali ini disisihkan untuk tabungan atau beli kebutuhan yang mendesak .