Angka kematian manusia yang disebabkan oleh nyamuk sangat tinggi, terutama di negara beriklim tropis seperti di Indonesia. Biasanya populasi nyamuk bertambah pada musim pancaroba, yaitu peralihan musim dari musim panas ke musim hujan. 

Gigitan nyamuk bukan hanya membuat kulit kemerahan, juga bisa menimbulkan penyakit jika nyamuk yang menggigit merupakan jenis nyamuk DB atau malaria. Sensasi gigitan nyamuk yang gatal dan merah sering membuat si Kecil menjadi tidak nyaman. Moms pun harus berusaha menghindarkan si Kecil dari gigitan nyamuk, mulai dari memakaikan pakaian tertutup hingga menggunakan losion anti nyamuk. 

Tetapi Moms, selain langkah di atas, Moms bisa mengurangi populasi nyamuk di rumah dengan beberapa langkah di bawah ini : 

Menguras tempat air 

Tempat air disini termasuk bak mandi hingga ember-ember yang biasa Moms gunakan sehari-hari. Menguras tempat air sangat berguna untuk mengurangi populasi nyamuk lho Moms. Menguras tempat air sebaiknya dilakukan secara berkala, dan pastikan  tempat-tempat lainnya  seperti tatakan air dispenser tidak lupa Moms bersihkan. 

Menutup tempat air 

Selain menguras, Moms juga harus  menutup tempat air yang sudah berisi air bersih. Tempat air di sini berupa bak air hingga ember. Menutup tempat air berguna agar nyamuk tidak bisa bertelur dan berkembang pada tempat air yang terbuka. 

Mengganti vas bunga

Moms mempunyai vas bunga di rumah? Vas bunga segar dan fresh jangan lupa selalu di ganti airnya ya Moms. Karena air yang menggenang di dalam vas juga bisa menjadi tempat berkembangbiaknya nyamuk. 

Mengubur 

Mengubur yang dimaksud di sini adalah mengubur sampah-sampah plastik atau kaleng agar tidak menjadi tempat berkembangbiaknya nyamuk. Selain mengubur, sebaiknya Moms tetap memperhatikan kebersihan lingkungan dari sampah plastik atau kaleng. Sampah plastik atau kaleng bisa dibuang di tempat pembuangan sampah atau Moms daur ulang menjadi barang-barang yang bermanfaat. 

Menabur 

Teknik ini biasanya dilakukan di bak mandi ya Moms. Bahan yang biasanya ditaburkan adalah bubuk Abate. Moms tidak perlu khawatir, bubuk Abate ini tidak mencemari lingkungan dan juga aman bagi manusia dan hewan. 

Jangan menumpuk baju kotor terlalu lama 

Segera cuci baju ketika Moms selesai menggunakannya. Nyamuk sangat senang dengan bau badan manusia, makanya tidak heran apabila Moms sering menumpuk baju kotor terlalu lama, Moms akan menjumpai banyak sekali nyamuk di dalam tumpukan baju tersebut. 

Gunakan anti nyamuk alami 

Nyamuk umumnya tidak menyukai beberapa jenis tanaman seperti tanaman sereh dan lavender. Cara menggunakan sereh dengan memotong  kecil-kecil dan letakkan di beberapa sudut rumah yang sering dijumpai nyamuk. Untuk lavender sendiri Moms bisa menanamnya di halaman rumah. Selain wanginya yang harum, lavender juga tidak disukai oleh nyamuk dan membuat nyamuk pergi menjauh.

Demikian 7 tip jitu rumah bebas nyamuk. Bagaimana Moms,  mudah kan? Selalu jaga kebersihan dan kesehatan ya Moms. Selamat mencoba.