Moms, salah satu hal yang mesti diajarkan pada si buah hati ketika usianya cukup adalah memberikan tugas sehari-hari dan membantu Anda di rumah,  untuk mengajarkannya rasa tanggung jawab. Seorang psikolog dan penulis buku Chores Without Wars menuturkan, tugas untuk anak adalah salah satu cara terbaik untuk mengajarkan anak tentang menjadi bagian dari keluarga, juga tentang rasa memiliki, makna, dan kerjasama tim. 

Selain itu, banyak manfaat lain dari menyertakan buah hati dalam pekerjaan rumah tangga. Mereka bisa belajar lebih tentang dunia orang dewasa dan mencapai konsep diri, seperti merasa mampu bertanggungjawab,  juga menumbuhkan rasa percaya diri. Ia juga akan memahami perasaan ketika diapresiasi dan dihargai.

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa anak-anak yang sering membantu pekerjaan di rumah akan merasa lebih percaya diri, ulet, penuh kasih sayang, memiliki prestasi bagus di sekolah, dan tumbuh menjadi orang yang sukses. Sementara, dari aspek neuroscience, melakukan pekerjaan “nyata” dengan tangan, dapat melepaskan zat kimia di otak yang dapat menghindarkan dari depresi.

Tak kalah penting, anak-anak harus belajar mengerjakan tugas-tugas agar mereka tidak tumbuh menjadi pribadi yang menyebalkan di lingkungannya, misalnya tidak membuang sampahnya di tempat sampah karena terbiasa dilayani oleh orang lain. Tentu orang tua tidak ingin hal ini terjadi, bukan? Moms juga bisa belajar mengapresiasi setiap aktivitasnya,yang bisa dimulai dari mengucapkan terima kasih. 

Pekerjaan rumah yang dapat ditugaskan kepada anak dapat disesuaikan berdasarkan usia, kemampuannya, kesiapan perkembangannya, ketertarikan, dan kebutuhan khusus. Berikut ini adalah jenis-jenis pekerjaan yang dapat diberikan pada anak:

 

Tugas pada acara khusus

 

Ini adalah tipe pekerjaan dimana orangtua dapat memberikan kebebasan kepada anak bagaimana cara melakukannya, dan biarkan mereka berkreasi semaunya. Ketika melakukan persiapan suatu acara, libatkan anak pada tugas-tugas sederhana yang bisa ia lakukan,  seperti menyusun bunga di vas, menyusun piring dan meja, atau mendesain kartu ucapan. Aktivitas ini bisa membuatnya merasa ikut berkontribusi dan memiliki sense of belongings terhadap acara tersebut. Anak juga bisa mengeluarkan kreativitasnya dalam melakukan aktivitas tersebut.

 

Tugas yang menyenangkan

 

Moms dapat mengubah sebuah tugas menjadi kegiatan menyenangkan bagi si Kecil, sehingga ia tidak merasa terbebani dengan tugas tersebut dan suka hati mengerjakannya. Tugas-tugas yang melibatkan air di dalamnya biasanya menjadi favorit anak-anak, seperti mencuci mobil atau menyiram tanaman. Selain itu, tugas-tugas sederhana dalam berkebun dan memasak juga bisa menjadi kegiatan menyenangkan baginya.

 

Tugas yang memberikan efek puas 

 

Seiring dengan tumbuhnya si Kecil, mereka dapat mengerjakan tugas yang lebih “berat” seperti membantu memasak, bersih-bersih, dan perawatan. Pekerjaan tersebut dapat memberikan kepuasan ketika selesai melakukannya. Setidaknya, mereka dapat melihat sendiri hasil dari usaha mereka, masakan yang siap disantap hingga daun berguguran di halaman menjadi rapi terkumpul di satu tempat.