Hai Moms, apakah si Kecil menggunakan popok sekali pakai? Kalau iya, yuk cermati beberapa hal berikut. 

Setiap anak memiliki kadar buang air berbeda-beda, terutama bayi di bawah 6 bulan. Pada usia tersebut bayi lebih sering buang air kecil.  Jika kita tidak menggunakan popok sekali pakai bisa saja lebih dari 20x mengganti celananya ya, Moms? Popok sekali pakai memang menjadi salah satu solusi di kala Moms  tidak memiliki waktu lebih untuk sekadar menggantikan celana si kecil. Selain lelah berkali harus ganti, cucian pun menumpuk dan cenderung bau jika celana bekas buang air si Kecil tidak langsung dicuci. 

Namun, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan agar penggunaan popok sekali pakai tidak membahayakan si Kecil: . 

Pilihlah popok sesuai ukuran si Kecil. 

Jika terdapat merah bekas karet itu menandakan popoknya kekecilan, sementara jika popok terlalu besar juga akan menimbulkan celah di bagian pantat bayi, hal itu membuat popok menjadi lembap dan terjadilah ruam kemerahan. 

Perhatikan kecocokan 

Mahal belum tentu bagus, murah tidak berarti buruk. Benar kan? Karena prinsip penggunaan popok sekali pakai adalah kecocokan. Di mana setiap anak memiliki kondisi kulit dan ukuran tubuh yang berbeda-beda. Yang kita perlu adaah mencari popok yang membuatnya merasa nyaman beraktivitas. 

Pahami daya serap popok yang akan digunakan 

Penting untuk kita mengetahui daya serap pada popok yang akan digunakan oleh anak kita, terutama jika anak kita sudah aktif bergerak. Kita akan membutuhkan popok dengan daya serap cepat dan tidak mudah bocor. 

Gantilah popok 2-3 jam sekali, atau setiap setelah buang air besar. 

Banyak ibu yang menunggu popok si Kecil penuh untuk menggantinya. Padahal hal tersebut tidaklah baik untuk saluran kemih si Kecil. Bisa jadi kelembapan berlebih akan memancing banyak kuman dan bakteri yang berbahaya untuk saluran kemihnya. 

Perhatikan posisi penis untuk bayi laki-laki

Pastikan penggunaan popok nyaman untuk si Kecil dan tidak membuat penisnya terjepit. 

Bersihkan kemaluan anak sebelum dipakaikan popok 

Sebelum memakaikan popok baru, bersihkan dulu kemaluan si Kecil, lalu pastikan benar-benar kering. Pastikan Moms mengeringkan dengan handuk bersih ya. Ingat, popok yang lembap memicu kuman dan bakteri datang ya Moms. Dan disarankan untuk tidak menggunakan bedak pada saat menggantikan popok bayi. 

Sedangkan tip agar bayi tidak mengalami ruam popok: 

- Bisa dengan mengoleskan diaper rash/cream dahulu ke pantat atau tubuh yang akan dikenai karet popok, lalu tetap biarkan kering menyerap terlebih dahulu. 

- Rapikan setiap karet popok, agar rapi sesuai posisinya dan anak merasa nyaman. Posisi popok yang tidak sesuai juga menyebabkan celah yang dapat menimbulkan kelembapan pada popok sekali pakai Moms.  Semoga bermanfaat