Saat balita memasuki usia 3-5 tahun,  anak mulai banyak melakukan kegiatan sendiri atau mandiri . Pada usia ini anak biasanya  lebih senang melakukan berbagai hal sendiri, bahkan  orangtua yang ingin membantu pun ditolaknya. Misalnya saja saat memakai baju, dia akan bilang, “Tidak usah bu,  aku bisa sendiri." Walaupun belum rapi, bisa mengenakan baju sendiri adalah salah satu bentuk perkembangan fisik seusianya . Berikut ini tahapan usia balita menguasai cara berpakaian yang benar: 

- Usia 1 tahun 

Pada usia ini, biasanya si Kecil baru bisa mengangkat tangannya untuk diletakkan di lengan baju dan menjulurkan kakinya untuk memakai sepatu dan sebagainya. 

- Usia 1,5 tahun 

Pada usia ini balita baru pada tahap bisa melepas, seperti melepas sepatu sendiri, pampres, baju dan sebagainya. Alicia sedang berada di tahap ini. Setiap pulang dari bepergian, dia buka sepatu sendiri dan langsung lempar, untung enggak kena ibu, he..he..he… Kalau mau mandi, Alicia  mulai menurunkan pampers sendiri,  namun masih dibantu. 

- Usia 2-3 tahun 

Di rentang usia ini, si Kecil akan belajar melakukan banyak trik, seperti membuka resleting, meletakkan sepatu sendiri, atau mengenakan topi. 

- Usia 4 tahun 

Saat balita usia 4 tahun, anak seharusnya memiliki kemampuan untuk berpakaian atau melepas bajunya sendiri. Paling tidak, Moms bisa bantu mengancingi baju belakang / ikat sepatu. 

Jangan jadi patokan ya Moms untuk tahap perkembangan anak dalam berpakaian karena perkembangan setiap anak berbeda. Terus beri stimulasi dan beri kesempatan anak untuk melakukannya sendiri. Hindari memberi tekanan pada anak agar anak merasa dipercaya. Yuk, Moms ajari anak memakai baju sendiri. Berikut tipnya:

  • Ajari mengancing dan resleting

Saat anak memasuki usia 2 tahun, Moms dapat melatih/membuat permainan mengancing dan buka tutup resleting. Selain untuk melatih motorik halus, cara ini juga sebagai persiapan untuk memakai/membuka pakaian.

  •  Pakai kaos 

Saat balita berusia 3 tahun, Moms bisa mulai mengajari anak memakai kaos sendiri. Pilih kaos yang berbahan lentur dan longgar agar si Kecil mudah memasukkan lobang kepala. Beri instruksi untuk menarik kaos ke leher, lalu rentangkan bagian tangan, minta dia memasukkan tangannya perlahan. Selanjutnya, tarik bagian badan. Selesai. Beri pujian atau stiker kalau dia sudah selesai biar anak semangat . 

  • Pakai celana

Ada baiknya Moms mulai dengan cara belajar melepas terlebih dahulu agar lebih mudah. Konsep ini bisa dimulai berbarengan dengan toilet training karena anak sedang belajar pipis/poop sendiri, jadi  dia pasti suka buka/pakai celana sendiri. Dengan begitu, anak bisa mendapat 2 kemampuan sekaligus. Stok celana yang lucu atau celana dalam yang baru agar anak makin semangat untuk belajar memakai celana. Biasanya kalau baru bisa, celana anak masih miring ke kanan atau kiri. Nah, Moms tinggal membetulkan saja. Jangan dihakimi ya Moms. Selamat mencoba.